Oleh: Ronald Ginting
Exposenews.id, Manado – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyampaikan semua tahapan Pilkada yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu, menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sehingga kekhawatiran dengan nada-nada pesimis soal diselenggarakannya Pilkada di tengah pandemi Covid-19 terkikis, dan 9 Desember bisa dilewati dengan baik.
Ketua DKPP Muhammad menuturkan pihaknya meminta kepada Bawaslu Sulut agar melakukan tindakan preventif yang tegak lurus dalam setiap tahapan. Ini diperlukan supaya regulasi tidak dipandang sebelah mata.
“Kami mengingatkan, bahwa mengelola Pilkada di tengah pandemi Covid ini, yang dalam sejarah baru kali ini kita mengelola Pilkada, paling tidak teman-teman KPU dan Bawaslu, terutama memastikan semua regulasi itu jelas tersampaikan kepada semua stakeholder,” ujar Muhammad saat jumpa media di kegiatan Ngetren Media: Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media di salah satu hotel Manado, kemarin.
Ditambahkannya bahwa regulasi Pilkada di tengah pandemi tidak boleh hanya dipahami oleh KPU dan jajarannya tanpa tersampaikan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dan harus tersampaikan kepada semua organ yang terlibat dalam Pilkada.
Dia berpesan agar Peraturan KPU disampaikan sedini mungkin kepada stakeholder, pasangan calon, tim sukses, birokrasi, calon pemilih dan jurnalis.
“Kalau tidak disampaikan secara TSM, saya khawatir akan terjadi multitafsir, akan terjadi tumpang tindih, akan terjadi kekosongan hukum, dan regulasi tidak bisa dilaksanakan,” ucapnya.
Dia menambahkan, kepada teman-teman Bawaslu, jauh lebih penting setelah memahami dan menguasai regulasi adalah bagaimana mengukuhkan komitmen moral dalam mengelola Pilkada, menanamkan nilai-nilai etika, mengelola moral dan emosi.
Bawaslu, lanjutnya, punya kewenangan, punya kartu kuning dan punya kartu merah, sehingga harus dilakukan secara tegas semua regulasi yang mengikat dengan Pilkada.
Pada kegiatan tersebut, hadir juga sebagai pembicara Anggota DKPP Teguh Prasetyo, Pengamat Pemerintahan Ferry Liando serta Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, Yinthze Lynvia Gunde.
(RTG)