Dibanding Juli 2020, Impor Sulut Turun Hingga 17,39 Persen

Ilustrasi BPS

Exposenews.id, Manado – Sama seperti nilai ekspor, nilai impor Sulawesi Utara pada Juli 2021 juga mengalami penurunan sekitar 4,05 persen
bila dibandingkan dengan Juni 2021 (m-to-m). Penurunan pun tercatat bila impor Juli 2021 dibandingkan dengan Juli 2020 (y-on-y).

“Betul, secara y-on-y menurun 17,39 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara, Asim Saputra, Sabtu (4/9).

Dilihat menurut golongan barang HS2 digit, Bahan Bakar Mineral (HS 27) menjadi kontributor terbesar terhadap nilai impor Sulawesi Utara pada Juli 2021. Kontribusi
golongan barang ini terhadap total impor adalah sebesar 51,87 persen yang diimpor dari Australia.

“Untuk volume impor Sulawesi Utara sepanjang Juli 2021 mengalami penurunan sebesar 6,55 persen dibanding Juni 2021. Salah satu komoditi yang memiliki volume terbesar adalah komoditi Bahan Bakar Mineral (HS 27) dengan berat mencapai 33.000 ton atau 94,23 persen dari total berat impor,” jelas Asim.

Selain itu komoditi yang mengalami peningkatan volume impor terbesar adalah Benda-benda dari Besi dan Baja (HS 73) sebesar 3.142,74 persen.

Pada Juli 2021, Australia menjadi negara pemasok terbesar komoditi impor untuk
Sulawesi Utara, yaitu sebesar 51,87 persen.Adapun komoditas terbanyak yang dibeli dari negara tersebut adalah Bahan Bakar Mineral (HS 27).

(RTG)