Exposenews.id – Kabar mengejutkan datang dari Italia! Ruben Amorim kini secara mengejutkan menempati posisi teratas dalam daftar calon pelatih baru AC Milan untuk musim depan. Spekulasi ini langsung memicu gelombang diskusi panas di kalangan tifosi Rossoneri.
Setelah resmi berpisah dengan raksasa Liga Inggris, Manchester United, pada Januari 2026 lalu, pelatih asal Portugal itu kini berstatus tanpa klub. Keadaan ini tentu membuka peluang besar bagi Milan untuk segera mengamankan jasanya.
Selain itu, manajemen AC Milan bergerak cepat mencari sosok pemimpin baru di bangku cadangan. Langkah agresif ini mereka lakukan setelah mengambil keputusan dramatis memecat Massimiliano Allegri pada Mei kemarin. Faktor utama di balik pemecatan tersebut? Kegagalan Rossoneri mengamankan tiket bergengsi Liga Champions musim depan. Sungguh pukulan telak bagi raksasa Serie A tersebut!
AC Milan Sudah Jalin Kontak dengan Kubu Amorim
Berdasarkan laporan eksklusif BBC (14/6/2026), komunikasi intens antara pihak AC Milan dan perwakilan Amorim ternyata sudah berjalan. Meskipun kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan resmi, sumber internal klub membocorkan bahwa pelatih berusia 41 tahun itu menjadi kandidat terdepan untuk mengisi kursi kepelatihan.
Sebelum kabar ini mencuat, banyak pihak justru mengaitkan Amorim dengan potensi kepulangannya ke Benfica. Sebab, klub tersebut merupakan tempat ia menghabiskan sebagian besar karier bermainnya. Namun, sumber terpercaya yang dekat dengan sang pelatih membantah tegas asumsi tersebut. Mereka menegaskan bahwa peluang kembali ke Lisbon tidak menjadi prioritas Amorim saat ini.
Anda perlu tahu, nama Amorim melambung tinggi berkat keberhasilannya yang spektakuler bersama Sporting CP. Prestasi gemilang itulah yang kemudian membawanya menerima tawaran mengelola Manchester United. Sayangnya, masa kerjanya di Old Trafford berakhir lebih cepat dari prediksi banyak orang, tepatnya setelah 14 bulan penuh tantangan dan tekanan. Meski demikian, pengalaman tersebut justru membuatnya semakin matang dan siap untuk proyek ambisius di Italia.
Gagal ke Liga Champions Jadi Pemicu Utamanya!
AC Milan terpaksa mengakhiri kerja sama dengan Allegri setelah serangkaian hasil buruk di penghujung musim. Padahal, sebelumnya Rossoneri semesta dalam posisi sangat kuat untuk mengamankan tiket Liga Champions.
Coba bayangkan, pada Maret lalu, Milan unggul nyaman sembilan poin dari tim peringkat kelima di klasemen Liga Italia 2025-2026. Momen manis itu terjadi setelah mereka berhasil mengalahkan musuh bebuyutan, Inter Milan. Namun, siapa sangka, performa mereka kemudian menurun drastis di fase akhir kompetisi.
Dari 10 pertandingan terakhir liga, tim besutan Allegri hanya mampu memetik tiga kemenangan. Parahnya, mereka hanya mengumpulkan 10 poin dari 30 poin yang tersedia. Akibat kemerosotan ini, Milan finis hanya satu poin di bawah Como. Ironisnya, Como lah yang akhirnya merebut tiket terakhir ke Liga Champions, sementara Milan harus puas tersingkir. Kegagalan inilah yang kemudian menjadi pemicu utama manajemen untuk mengambil tindakan tegas!
Sederet Nama Besar Juga Masuk Radar
Meskipun Amorim menjadi prioritas, manajemen AC Milan tetap tidak menutup mata dari opsi-opsi lainnya. Beberapa nama besar sempat dikaitkan dengan posisi kepelatihan yang lowong ini.
Misalnya, pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, juga masuk dalam daftar kandidat awal. Selain itu, nama Oliver Glasner disebut-sebut sebagai opsi menarik setelah pria asal Austria itu mengakhiri masa kerjanya bersama Crystal Palace. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa Ralf Rangnick tidak lagi masuk dalam perhitungan. Mengapa demikian? Ternyata, pelatih eksentrik itu sudah memperpanjang kontraknya bersama tim nasional Austria hingga 2028.
Duel Pramusim Makin Panas: Amorim vs Mantan Klubnya?
Jika pada akhirnya Ruben Amorim menerima tawaran menarik dari AC Milan, sebuah drama besar akan tersaji di laga pramusim. Bayangkan, ia berpeluang besar menghadapi mantan klubnya, Manchester United, dalam waktu dekat.
AC Milan sendiri sudah dijadwalkan bertemu Man United di Wroclaw, Polandia, tepatnya pada 15 Agustus. Laga bergengsi ini akan berlangsung sekitar sepekan sebelum dimulainya musim baru Liga Inggris. Dengan begitu, pertemuan tersebut bukan sekadar uji coba biasa, melainkan ajang pembuktian bagi Amorim. Bisakah ia membungkam kritik dan menunjukkan taringnya bersama skuad Rossoneri? Publik sepak bola Eropa tentu tidak sabar menanti jawabannya. Satu hal yang pasti, persaingan di bursa transfer pelatih musim panas ini semakin memanas!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
