Jakarta, Exposenews.id – Dunia balap motor lagi di ambang perubahan gila-gilaan! MotoGP baru saja mengumumkan gebrakan besar di kelas Moto3. Bayangkan, kelas yang selama ini jadi batu loncatan menuju puncak itu bakal memasuki era yang benar-benar baru mulai tahun 2028.
Direktur Olahraga MotoGP, Carlos Ezpeleta, dengan percaya diri mengungkapkan bahwa konsep pengganti Moto3 saat ini sudah nyaris rampung. Ia bahkan menjanjikan pengumuman resmi dalam waktu dekat. Jadi, siap-siap ya!
Perubahan ini bukan isapan jempol belaka, guys. Ini adalah bagian dari restrukturisasi besar-besaran di ajang balap motor dunia. Artinya, tidak hanya MotoGP yang kena imbasnya, tapi kelas-kelas di bawahnya juga ikut bertransformasi total.
Pemasok Tunggal: Kompetisi Pabrikan Lenyaplah Sudah!
Nah, ini dia poin paling mencengangkan. Pihak penyelenggara akan menghapus sistem persaingan antar pabrikan di Moto3. Selama ini, kita terbiasa melihat beberapa merek besar saling sikut menyuplai motor untuk tim peserta. Namun, dalam format baru nanti, hanya akan ada satu pemasok motor resmi untuk seluruh grid. Wow!
Motor yang digunakan tetap mempertahankan karakter motor prototipe balap alias tidak bisa dibeli di pasaran umum. Tapi ada twist menarik: mesinnya akan berbasis dari model produksi massal. Jadi, ada sentuhan teknologi sehari-hari di sana.
Proses seleksi pemasok tunggal ini ternyata sudah berlangsung sengit. Beberapa pabrikan diketahui ikut serta, mulai dari KTM dan Honda yang sudah malang melintang di Moto3, hingga CFMOTO dan Yamaha. Meski belum ada pengumuman resmi, kabar burung paling kencang menyebut Yamaha sebagai kandidat terkuat. Menarik banget untuk dinantikan, bukan?
Ezpeleta dengan jujur mengakui bahwa pembahasan soal Moto3 ini memakan waktu cukup lama. Kenapa? Karena timnya lebih dulu memfokuskan diri untuk merampungkan regulasi baru MotoGP pada 2027. Setelah itu urusan Moto3 mendapat giliran. Sekarang, arah perubahan untuk Moto3 disebut sudah semakin jelas dan terang benderang.
Bukan Sekadar Balapan, Tujuannya Membina Pebalap!
Menurut penjelasan Ezpeleta, perubahan drastis ini muncul karena satu fakta mengecewakan: konsep Moto3 saat ini belum sepenuhnya mencapai tujuan awalnya sebagai jenjang pembinaan pebalap. Jadi, jangan kaget ya!
“Apa yang bisa saya sampaikan adalah kami terus melakukan diskusi yang sangat produktif terkait Moto3,” ungkap Ezpeleta dengan antusias saat dikutip dari Speedweek, Sabtu (13/6/2026). “Tujuan kami jelas: menjadikan kelas ini sebagai platform yang lebih luas bagi dunia motorsport di masa depan. Ini bukan hanya urusan paddock MotoGP saja, lho.”
Ia kemudian menjelaskan kondisi memprihatinkan yang terjadi saat ini. Moto3 hanya berkembang subur di lingkungan MotoGP dan Junior World Championship. Sayangnya, kelas ini tidak lagi menjadi acuan di level kejuaraan nasional. Ironis banget, kan?
“Coba lihat faktanya,” lanjut Ezpeleta. “Saat ini Moto3 hanya eksis sebagai bagian dari MotoGP dan Junior World Championship, tetapi tidak lagi digunakan di kejuaraan nasional. Padahal, itulah ide awalnya ketika kami menghentikan penggunaan mesin 2-tak 14 tahun yang lalu!”
Karena kegagalan mencapai rencana awal tersebut, MotoGP pun mengambil tindakan tegas. Mereka menilai perlu menghadirkan konsep baru yang lebih relevan dengan sistem pembinaan pebalap kekinian. Termasuk di dalamnya pengembangan kelas Moto4 yang lebih segar.
“Sayangnya, rencana awal tersebut memang tidak berhasil. Karena itulah kami harus mengembangkan konsep yang benar-benar baru, termasuk untuk seri Moto4, agar lebih sesuai dengan ide dasar Moto3 itu sendiri,” tegas Ezpeleta dengan nada penuh keyakinan.
“Ini sebenarnya bukan tugas utama kami sebagai penyelenggara MotoGP. Namun demi kepentingan olahraga balap motor secara keseluruhan, kami merasa bertanggung jawab untuk melakukan perubahan penting ini. Saat ini kami berada di jalur yang tepat. Kami sedang menghadapi keputusan-keputusan terakhir. Dan percayalah, kami akan segera mengumumkan semuanya kepada publik dalam waktu dekat,” pungkas Ezpeleta dengan semangat membara.
Jadi, catat baik-baik ya! Jika semua berjalan sesuai rencana, pengumuman regulasi baru MotoGP untuk periode 2027–2031 akan menjadi langkah pembuka. Setelah itu, giliran format baru Moto3 yang akan secara resmi diterapkan mulai musim 2028. Balapan jadi makin seru dan penuh kejutan. Stay tuned!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
