Exposenews.id – Wah, gila banget nih! Persib Bandung lagi asyik-asyiknya di ambang pintu juara liga, eh malah kena sanksi bertubi-tubi. Ibaratnya, mau raih gelar juara, tapi kok malah diseret masalah terus. Sialnya lagi, semua ini gara-gara ulah suporter sendiri yang kelewat batas. Miris, kan?
Kini, sial menimpa Maung Bandung. Komite Disiplin atau Komdis PSSI baru saja menggelar sidang pada tanggal 4, 5, dan 7 Mei 2026. Hasilnya? Persib dihukum denda total Rp455 juta! Nominal yang lumayan besar ini bakal dirinci lebih lanjut dalam poin-poin pelanggaran di bawah. Bayangkan, klub harus merogoh kocek dalam-dalam lagi.
Udah Kena Denda Rp3,5 M dari AFC, Sekarang Ditambah Lagi!
Sebelum kena sanksi dari PSSI, Persib lebih dulu digebuk denda oleh Komite Disiplin dan Etik AFC. Nominalnya bikin ngelus dada: Rp3,5 miliar! Duh, duit segitu bisa buat beli pemain bintang atau renovasi stadion, lho.
Lantas, apa penyebab AFC murka sampai segitinya? Semua bermula dari aksi Bobotoh – sebutan untuk pendukung Persib Bandung – yang benar-benar di luar nalar. Mereka menginvasi lapangan saat laga leg dua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 melawan Ratchaburi dari Thailand. Bukan cuma itu, kekacauan ini memaksa Persib menerima sanksi tambahan yang lebih berat. Klub diharuskan menggelar dua laga kandang tanpa penonton di kompetisi antarklub Asia musim depan. Artinya, pendapatan dari tiket lenyap sudah!
Rincian Sanksi Komdis PSSI 4 Mei 2026: Banyak Pelanggaran Sekaligus!
Penasaran kan pelanggaran apa aja yang bikin Persib boncos Rp455 juta? Yuk, simak rincian hasil sidang Komdis PSSI yang pertama pada 4 Mei 2026 khusus untuk Persib:
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persib Bandung
Tanggal Kejadian: 30 April 2026
- Pelanggaran pertama: Suporter Persib yang bertindak sebagai pendukung tim tamu dengan seenaknya hadir di dalam stadion tanpa mematuhi aturan.
Keputusan: Komdis langsung menjatuhkan denda Rp25 juta. - Pelanggaran kedua: Begitu peluit panjang berbunyi, dua orang suporter Persib nekat memasuki area lapangan. Satu orang dari Tribun Utara dan satu orang lagi dari Tribun Selatan.
Keputusan: Akibat tindakan nekat ini, Persib didenda Rp60 juta. - Pelanggaran ketiga: Setelah pertandingan usai, para pendukung justru menunjukkan aksi yang lebih berbahaya. Mereka menyalakan 3 buah flare dan 2 buah petasan. Aksi ini tersebar di Tribun Selatan, Timur, dan Utara.
Keputusan: Persib kembali didenda Rp60 juta. - Pelanggaran keempat: Belum cukup sampai di situ, seorang suporter Persib di Tribun Utara nekat melempar satu botol air minum kemasan ke arah lapangan.
Keputusan: Pelemparan ini membuat kantong klub menipis lagi Rp30 juta.
Sidang 7 Mei 2026: Petasan Mbledhos Bikin Laga Berhenti 4 Menit!
Nah, coba tebak! Apakah Persib sudah selesai dihukum? Ternyata belum. Komdis PSSI kembali menggelar sidang pada 7 Mei 2026 dan hasilnya bikin frustrasi:
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
Pertandingan: Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta
Tanggal Kejadian: 4 Mei 2026
- Pelanggaran pertama: Saat laga berlangsung, pendukung dari Tribun Selatan dengan sengaja melemparkan botol air minum kemasan dalam jumlah banyak ke arah lapangan. Aksi ini benar-benar brutal dan mengganggu jalannya pertandingan.
Keputusan: Komdis menghukum Persib dengan denda Rp30 juta. - Pelanggaran kedua (paling parah!): Pada menit ke-54, suasana semakin kacau. Suporter Persib melemparkan petasan sebanyak lebih dari 10 kali ke dalam area lapangan. Akibatnya, pertandingan terhenti selama 4 menit penuh!
- Belum lagi, setelah pertandingan usai, penyalaan flare kembali terjadi di Tribun Timur.
- Sebagai pemanis kekacauan, tiga kali suara ledakan petasan kembali menggema dari kawasan tribun.
Keputusan: Denda yang dijatuhkan untuk pelanggaran ini langsung melambung tinggi: Rp250 juta! Jadi total semuanya memang Rp455 juta.
Tangisan Persib: Bisa Buat Beli Fasilitas, Ludes Buat Bayar Denda!
Setelah dijatuhi sanksi mengerikan dari AFC, Persib langsung buka suara. Klub tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Dalam pernyataan resmi, Persib sangat menyayangkan pelanggaran dalam laga melawan Ratchaburi karena seharusnya bisa dihindari. Sayang seribu sayang, kejadian itu tetap terjadi.
Manajemen pun dengan jujur mengakui bahwa klub harus menanggung kerugian finansial yang luar biasa besarnya. Ironisnya, prestasi klub sedang bagus-bagusnya dalam tiga musim terakhir. Namun, ulah oknum suporter membuat segalanya menjadi kacau balau.
“Persib sangat menyayangkan bahwa akibat tindakan yang seharusnya dapat dihindari, klub kini harus menanggung kerugian yang sangat besar, baik secara finansial, reputasi, maupun terhadap perjuangan yang sedang dibangun,” tulis klub dalam keterangan resminya kala itu.
Lebih lanjut, Persib menegaskan bahwa denda miliaran rupiah yang ditambah dengan potensi kehilangan pendapatan dari hukuman larangan penonton merupakan kerugian yang sangat besar bagi klub. Jadi, selain membayar denda, mereka juga kehilangan uang tiket!
Dana Menggiurkan Itu Ludes Begitu Saja!
Persib tidak hanya meratapi nasib, tetapi juga memberikan contoh nyata betapa besar potensi yang hilang. Klub menjelaskan bahwa dana sebesar itu sejatinya dapat dialokasikan untuk hal-hal yang lebih produktif. Bayangkan, uang sebanyak itu bisa dipakai untuk:
- Menguatkan fasilitas klub.
- Membina pemain muda jangka panjang.
- Meningkatkan kualitas operasional tim.
- Memperkuat daya saing agar Persib melangkah lebih jauh di level Asia.
“Nilai tersebut bukan angka kecil. Dana sebesar itu bisa dialokasikan untuk penguatan fasilitas klub,” tegas Persib dengan nada getir.
“Yang paling kami sesalkan, kerugian ini tidak hanya dirasakan oleh klub, tetapi juga oleh Bobotoh secara luas,” tutup pernyataan tersebut dengan nada pilu.
Jadi, jelas sudah bahwa kegilaan sesaat di tribun berbuah denda bertubi-tubi. Persib kini harus merogoh kocek lebih dari Rp4 miliar (AFC + PSSI) gara-gara ulah oknum. Pelajaran berharga untuk semua pihak: dukung tim dengan bijak, jangan bikin klub boncos!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
