Exposenews.id – Pertandingan sengit Timnas Futsal Indonesia melawan Australia pada matchday ketiga ASEAN Futsal Championship 2026 akhirnya berkesudahan dengan skor telak 3-2 untuk kemenangan skuad Garuda. Laga seru ini langsung berlangsung pada Rabu (8/4/2026) siang WIB di GOR Nonthabuti, Thailand. Tiga gol kemenangan Indonesia pun lahir dari aksi gemilang Andres Dwi Persada yang mencetak dua gol (9′ dan 36′) serta Muhammad Sanjaya yang menjadi pahlawan dengan gol dramatis di menit 40′. Sementara itu, Australia hanya mampu membalas dua gol lewat Jyden Jacob Harb (19′) dan Charlie James (36′).
Strategi Jitu Hector Souto: Starting Packetan Langsung Menggila!
Sejak awal laga, pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, langsung mengeluarkan paketan pemain terbaiknya. Ia memasang Muhammad Albagir, Dewa Rizki, Andres Dwi Persada, Andarias Kareth, dan Guntur Sulistyo sebagai starter. Komposisi ini terbukti ampuh membuat lini tengah Australia kerepotan. Di sisi lain, pelatih Australia, Miles Downie, juga tak mau kalah. Ia mempercayakan starting line-up kepada Noah Feilich, Wade Matthew, Jordan Aaron, Ethan De Melo, dan Jyden Jacob Harb. Namun, hasil akhir justru berpihak kepada Indonesia. Berkat kemenangan ini, skuad Garuda berhasil finis di posisi pertama Grup B dengan raihan sembilan poin sempurna, sementara Australia harus puas di peringkat kedua dengan enam poin.
Babak Pertama Berimbang: Saling Jual-Beli Serangan Sejak Peluit Dibunyikan!
Begitu peluit dibunyikan, Australia langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka mencoba terus-menerus menjebol pertahanan Indonesia yang terlihat rapat. Namun, serangan balik cepat Indonesia malah lebih berbahaya. Timnas Futsal Indonesia dengan cepat membuka peluang pertama melalui sepakan keras Dewa Rizki, sayangnya bola masih membentur badan pemain Australia. Tak berselang lama, giliran Andarias Kareth yang nyaris membawa Indonesia unggul. Ia menerima umpan silang matang dari Guntur Ariwibowo, namun upaya kerasnya masih belum menemui sasaran gawang.
Akhirnya, kerja keras tim membuahkan hasil! Pada menit ke-9, Andres Dwi Persada berhasil membuka keunggulan bagi skuad Garuda. Ia dengan cekatan menyontek umpan terukur dari Andarias Kareth. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia! Suporter Indonesia yang hadir di GOR Nonthaburi langsung bersorak meriah. Memasuki tiga menit terakhir babak pertama, Australia terus meningkatkan intensitas serangan. Namun, pertahanan berlapis yang dibangun Indonesia masih sulit untuk ditembus. Para pemain belakang Indonesia tampil disiplin dan tangguh.
Gol Penyeimbang Australia: Tendangan Bebas Jyden Jacob Harb!
Sayangnya, keunggulan Indonesia hanya bertahan hingga laga tersisa satu setengah menit. Australia berhasil membalas gol melalui tendangan bebas ekskusi Jyden Jacob Harb. Tembakan kerasnya gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Angga Ariansyah. Bola meluncur deras ke sudut gawang dan skor pun menjadi 1-1. Setelah gol penyeimbang tersebut, kedua tim langsung saling berbalas serangan. Mereka sama-sama ingin mencetak gol tambahan sebelum turun minum. Meski permainan semakin terbuka, tetap tidak ada tambahan gol tercipta. Hasil imbang 1-1 pun menjadi skor sementara pada babak pertama.
Babak Kedua Panas: Peluang Berhamburan, Kiper Australia Kewalahan!
Memasuki babak kedua, tempo permainan langsung meningkat drastis. Indonesia langsung membuka peluang melalui sepakan keras Guntur Ariwibowo. Tendangan mendatarnya masih bisa diselamatkan dengan susah payah oleh kiper Australia, Noah Feilich. Beberapa detik kemudian, giliran Andarias Kareth yang mendapat peluang emas. Ia melepaskan tembakan first time, namun kiper Australia kembali melakukan penyelamatan gemilang. Penjaga gawang Australia seperti sedang dalam performa terbaiknya.
Di sisi lain, kiper Indonesia, Angga Ariansyah, juga tak mau kalah. Ia melakukan penyelamatan gemilang dengan menahan tendangan keras dari Jyden Jacob Harb yang saat itu berada dalam posisi bebas tanpa kawalan. Aksi heroik Angga pun disambut tepuk tangan meriah dari rekan-rekannya. Tak lama setelah itu, sepakan Yogi Saputra hampir membuahkan gol bagi Indonesia. Sayangnya, bola masih tipis melebar ke sisi kiri gawang Noah Feilich. Skuad Garuda terus menekan pertahanan Australia.
Blunder Mematikan! Australia Berbalik Unggul 2-1 di Menit 36
Situasi justru berbalik tragis bagi Indonesia pada menit ke-36. Sebuah blunder fatal terjadi di kotak penalti. Adityas Priambudi melakukan kesalahan penguasaan bola, dan Charlie James langsung memanfaatkannya dengan dingin. Bola meluncur masuk ke gawang Indonesia. Australia pun berbalik unggul 2-1! Suasana di bangku cadangan Indonesia langsung tegang. Namun, mental Garuda ternyata tidak patah. Hanya beberapa saat setelah tertinggal, Andres Dwi Persada langsung bangkit. Ia berhasil mencetak gol keduanya (brace) di menit yang sama! Tendangannya yang akurat membawa Timnas Futsal Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pertandingan kembali imbang dan semakin sengit.
GOL DRAMATIS MUHAMMAD SANJAYA! Garuda Pastikan Juara Grup di Detik-Detik Akhir!
Ketika semua orang mengira laga akan berakhir imbang, keajaiban pun terjadi. Muhammad Sanjaya muncul sebagai pahlawan kemenangan Indonesia. Pada saat laga tersisa hanya 39 detik, Sanjaya berhasil mencuri bola dan melepaskan tembakan akurat yang tidak bisa dihentikan kiper Australia. Gawang Australia kembali bergetar! Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Timnas Futsal Indonesia. Gol yang dicetak oleh Muhammad Sanjaya tersebut menjadi penutup yang sempurna pada laga dramatis ini. Ia pun langsung dikejar oleh rekan-rekan setimnya yang tidak bisa menahan kebahagiaan. Kemenangan dramatis ini pun memastikan skuad Garuda finis sebagai pemuncak Grup B dengan poin sempurna. Euforia kemenangan ini jelas menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
