Exposenews.id – Spekulasi mengguncang jagat sepak bola Italia! Pasca kegagalan memalukan menembus Piala Dunia 2026, kursi kepelatihan Timnas Italia kini menjadi pusat perhatian. Siapa yang paling panas namanya? Antonio Conte! Ya, pelatih Napoli yang tengah moncer itu tiba-tiba mencuat sebagai kandidat terdepan untuk kembali memegang kendali atas Gli Azzurri.
Lalu, apa yang membuat kabar ini begitu dahsyat? Gazzetta dello Sport, koran olahraga terpercaya, mengungkapkan fakta menarik: Antonio Conte sendiri sangat antusias menjalani periode keduanya bersama tim nasional. Dia rindu atmosfer pertarungan membela negara!
Nah, ini dia bagian terpentingnya! Meski Conte saat ini masih terikat kontrak solid dengan Napoli hingga Juni 2027, klub bagian selatan Italia itu dikabarkan tidak akan memasang tembok penghalang. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, disebut-sebut sudah mengendus situasi dan dengan lapang dada siap memberikan restu penuh jika pelatih berusia 56 tahun itu memilih hengkang demi memenuhi panggilan negara. Bayangkan, seorang presiden klub rela melepas aset berharganya!
Mengapa De Laurentiis begitu legowo? Persetujuan dari bos Napoli itu diyakini bukan kendala berarti, terutama jika Giovanni Malago akhirnya terpilih sebagai Presiden FIGC yang baru. Keduanya punya sejarah hubungan baik dan saling memahami. Kita tunggu saja!
Kapan keputusan resmi turun? Saat ini, struktur kepemimpinan federasi masih menunggu hasil pemilihan yang dijadwalkan pada 22 Juni 2026. Jeda waktu ini memberi ruang negosiasi yang cukup panjang.
Skenario Transisi: Baldini Penjaga Gawang Sementara
Sembari menunggu figur tetap, siapa yang memimpin? Federasi tidak mau timnas tanpa nahkoda. Posisi pelatih sementara kemungkinan besar akan dipercayakan kepada Silvio Baldini. Tugasnya? Memimpin laga persahabatan di bulan Juni. Ini langkah cerdas untuk menjaga stabilitas tim.
Kapan pelatih permanen diumumkan? Penunjukan suksesor tetap diprediksi baru terjadi pada akhir Juni atau awal Juli. Artinya, kita masih punya waktu dua bulan untuk berspekulasi!
CURHAT HATI Alessandro Del Piero: “Ini Memalukan!”
Bukan hanya fans yang kecewa. Legenda hidup pun angkat bicara! Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Alessandro Del Piero, mantan kapten Juventus yang disegani, meluapkan kekesalannya secara blak-blakan.
Apa yang dirasakan Del Piero? “Sayangnya, apa yang saya rasakan akhir-akhir ini adalah lautan perasaan negatif,” ujar Del Piero dengan nada frustrasi. “Mulai dari kesedihan mendalam hingga kemarahan yang meledak-ledak. Semua itu terpancar dari kita semua yang telah menempuh perjalanan panjang ini. Kekecewaan dan ketidakpercayaan merajalela.”
Del Piero tidak berhenti di situ. “Tersingkir dari Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut? Itu memalukan!” tegasnya. “Kita juga harus membongkar semua yang ada di balik layar. Sayangnya, performa kita sangat jauh dari standar kebesaran nama Italia sendiri.”
Lalu, apa solusi menurut Del Piero? “Banyak masalah yang perlu ditangani, tidak hanya yang berkaitan dengan presiden FIGC. Tapi menurut saya, saat ini kita sedang tersesat dan jauh dari solusi,” imbuh pria berjuluk Pinturicchio itu.
Tragedi Malam Itu di Zenica dan Harapan Bernama Conte
Mari kita flashback ke momen paling menyakitkan! Langkah Italia terhenti secara dramatis dan traumatis. Di Stadion Bilino Polje, Zenica, Gli Azzurri kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia-Herzegovina. Padahal, semuanya berawal manis!
Apa yang terjadi? Italia sempat memimpin lebih dulu lewat gol indah Moise Kean. Semua penggemar mulai bernapas lega. Tapi petaka datang! Kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni mengubah total arah permainan. Bermain dengan 10 orang, pertahanan Italia jebol. Laga pun berakhir imbang 1-1 di waktu normal.
Siapa yang gagal di titik putih? Kegagalan eksekusi penalti dari Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante memastikan Italia kembali absen di panggung dunia. Zenica menjadi kuburan baru mimpi Piala Dunia.
Melihat kondisi yang tengah sekarat ini, apa kata Del Piero? Dengan tegas, legenda Juventus itu menunjuk Antonio Conte sebagai obat penawar racun. “Dia memiliki semua kualitas untuk menjadi calon pelatih baru,” pungkas Del Piero penuh keyakinan.
Buktinya apa? Catatan impresif Conte dulu bersama Italia sangat meyakinkan: 14 kemenangan dari 24 pertandingan. Itu bukti nyata! Del Piero menambahkan, “Conte jelas merupakan kandidat yang sangat potensial. Kita butuh kepemimpinan kerasnya sekarang juga!”
Apakah Conte adalah Jawaban?
Kesimpulannya, situasi Italia sedang berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, federasi belum punya presiden definitif. Di sisi lain, fans dan legenda sudah kehilangan kesabaran. Satu nama terus bergema: Antonio Conte.
Dengan restu yang nyaris pasti dari De Laurentiis, plus dukungan penuh dari ikon seperti Del Piero, akankah FIGC segera bergerak cepat? Atau kita akan kembali terjebak dalam birokrasi panjang yang mematikan?
Yang jelas, seluruh Italia kini menahan napas. Karena keputusan dalam beberapa minggu ke depan akan menentukan apakah Azzurri bangkit dari keterpurukan atau tenggelam lebih dalam. Conte atau bukan, itulah pertanyaan jutaan dolar! Satu hal yang pasti: perubahan drastis harus segera terjadi.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
