Hanya Bertahan Dua Bulan, Eks Pelatih Timnas Indonesia “Shin Tae-yong” Dipecat Ulsan HD

Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dipecat dari kursi kepelatihan Klub Liga Korea Selatan, Ulsan HD

Exposenews.id – Menghantam seperti petir di siang bolong, manajemen Ulsan HD secara resmi memecat Shin Tae-yong dari posisi pelatih kepala. Lebih mengejutkan lagi, keputusan drastis ini mereka ambil justru di tengah berlarutnya performa buruk sang juara bertahan K League 1. Sebagai titik awalnya, kamu harus tahu bahwa klub mengumumkan keputusan yang mengguncang dunia sepak bola Korea Selatan itu pada Kamis (9/10/2025) sore waktu setempat. Yang membuatnya semakin dramatis, ternyata sang pelatih asal Korea Selatan ini baru saja menginjakkan kaki di klub pada Agustus lalu, yang artinya ia bahkan tidak mampu bertahan lebih dari dua bulan!

Lalu, apa sih yang sebenarnya memicu pemecatan mendadak ini? Jawabannya terletak pada catatan kinerja yang sangat menyedihkan. Selama memimpin 10 pertandingan, Shin Tae-yong hanya sanggup membukukan dua kemenangan tipis, itupun hanya atas Jeju United dan Chengdu Rongcheng. Di sisi lain, kita bisa melihat bagaimana timnya justru dengan mudah ditundukkan dalam empat pertandingan, yaitu oleh Suwon FC, FC Seoul, Jeonbuk Hyundai Motors, dan Gimcheon Sangmu. Belum lagi, empat laga lainnya harus berakhir dengan hasil imbang yang mengecewakan melawan Pohang, Anyang, Daegu, dan Shanghai Shenhua. Intinya, dalam periode singkat itu, ia gagal total memberikan identitas kemenangan bagi timnya.

Dampak Kerusakan dan Runtuhnya Kepercayaan

Selanjutnya, mari kita lihat efek domino dari kekalahan beruntun ini. Rantai kekalahan ini tanpa ampun menjerumuskan Ulsan HD ke dalam situasi krisis yang dalam. Bayangkan saja, mereka harus menelan kekalahan memalukan 2-4 dari Suwon FC, kemudian dilibas 2-3 oleh FC Seoul, dan yang paling menyakitkan, mereka takluk 0-2 dari rival bebuyutan, Jeonbuk Hyundai Motors. Akibatnya, kekalahan terakhir inilah yang semakin memperpanjang daftar buruk klub dan tanpa basa-basi melemparkan mereka ke posisi ke-10 klasemen K League 1, dengan hanya mengumpulkan 37 poin dari 32 laga yang telah dilewati.

Nah, yang bikin keputusan ini terasa lebih pahit, manajemen klub sendiri mengakui bahwa keputusan pemecatan ini datang cukup mengejutkan. Pasalnya, mereka sebelumnya memberikan kontrak jangka panjang kepada Shin Tae-yong yang seharusnya masih berlaku hingga akhir tahun 2027! Melalui akun media sosial resmi mereka, klub akhirnya mengkonfirmasi keputusan ini dengan pernyataan singkat namun tegas: “Ulsan HD FC mengakhiri kerja sama dengan pelatih Shin Tae-yong.” Meski diwarnai kekecewaan, mereka masih menyelipkan kalimat, “Kami akan terus mendukung anda di masa depan,” sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Tak hanya sang pelatih yang harus angkat koper, gelombang pemecatan ini juga menarik mundur Direktur Klub, Kim Gwang-kook, yang memilih mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral atas performa tim yang amburadul. Untuk mengisi kekosongan yang mendadak ini, manajemen lalu menunjuk Direktur Tim Muda Ulsan, Noh Sang-rae, untuk naik jabatan dan memegang kendali sebagai pelatih sementara. Sementara itu, klub dengan sigap telah memulai proses pencarian pengganti permanen yang diharapkan bisa membawa angin perubahan.

Dalam pernyataan resminya, Ulsan HD dengan jelas memaparkan rencana darurat mereka ke depan. Mereka menjelaskan, “Di bawah asuhan manajer interim Noh Sang-rae, pelatih berpengalaman di K League, kami akan berkomunikasi dan berkolaborasi untuk lolos dari zona degradasi.” Kemudian, mereka segera menambahkan, “Di samping itu, kami juga akan mencari penggantinya,” yang menegaskan bahwa posisi Noh Sang-rae memang hanya bersifat sementara sambil mereka memburu sosok penyelamat yang tepat.

Sebelum episode memilukan di Ulsan ini, masa lalu Shin Tae-yong sebenarnya sempat berkilau ketika ia menangani Timnas Indonesia. Perlu diingat, ia baru saja meninggalkan kursi pelatih Garuda pada Januari 2025 setelah akhirnya dipecat oleh PSSI. Pada masanya, ia sempat membawa tim merah putih meraih hasil yang cukup menggembirakan, seperti imbang 1-1 dan bahkan kemenangan telak 2-0 atas Arab Saudi di putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sayangnya, kiprahnya di level klub kali ini benar-benar jauh dari bayangan manis tersebut.

Pada akhirnya, semua berujung pada statistik mengerikan yang tak bisa lagi dibantah. Hanya dua kemenangan dari sepuluh laga secara terang-terangan memaksa manajemen klub mengambil langkah tegas dan drastis. Alhasil, meski kontraknya masih sangat panjang hingga tiga tahun ke depan, performa buruk yang beruntun tersebut menjadi alasan kuat yang membuat Shin Tae-yong harus rela diusir dari kursi pelatih Ulsan HD dalam waktu yang sangat singkat. Dengan demikian, tutuplah sudah babak pendek dan kelam sang pelatih di klub Korea Selatan tersebut.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com