Barcelona Minta UEFA Buka Rekaman Komunikasi Wasit usai Laga Lawan Atletico

Exposenews.id – Wah, panas banget nih situasinya! Barcelona akhirnya benar-benar naik pitam dan resmi melayangkan protes keras ke UEFA. Penyebabnya? Sebuah keputusan kontroversial yang mereka anggap fatal saat timnya dibantai 0-2 oleh Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions. Klub sebesar Barcelona jelas tidak akan tinggal diam!

Drama Panas di Camp Nou: Barcelona Dibungkam Atletico

Begini kronologi singkatnya, hasil Liga Champions antara Barcelona versus Atletico Madrid memang berakhir 0-2. Laga sengit babak perempat final yang digelar di Stadion Camp Nou pada Kamis (9/4/2026) dini hari WIB itu langsung menyisakan cerita panas.

Dua gol maut yang membuat seluruh kubu Barcelona terdiam dicetak oleh Julian Alvarez pada menit ke-45, lalu disusul Alexander Sorloth yang kembali membobol gawang Barcelona di menit ke-70. Namun, skor ternyata bukan satu-satunya hal yang bikin sakit hati.

Sorotan! Satu Momen Bikin Barcelona Meradang Tak Karuan

Nah, dari sekian banyak kejadian di lapangan, ada satu insiden spesifik yang membuat kubu Catalan langsung berang luar biasa. Insiden apa itu? Coba tebak! Yap, dugaan handball alias bola menyentuh tangan bek Atletico Madrid, Marc Pubill, yang sama sekali tidak berujung penalti. Padahal, para pemain Barcelona sudah memprotes keras, bahkan sampai ribut-ribut!

Klaim Keras Barcelona: Wasit dan VAR Bersalah Besar!

Karena merasa dirugikan, Mereka langsung bergerak cepat. Dalam pernyataan resmi yang dirilis, mereka dengan tegas menyebut bahwa keputusan wasit serta ketiadaan intervensi dari VAR merupakan sebuah kesalahan signifikan yang tidak bisa dimaafkan.

“Klub menilai bahwa tindakan wasit bertentangan secara langsung dengan regulasi yang berlaku. Lebih dari itu, keputusan ini secara nyata memengaruhi jalannya pertandingan dan tentunya hasil akhir,” begitu bunyi pernyataan berapi-api dari klub.

Barcelona Minta UEFA Buka Isi Komunikasi Wasit!

Bukan sekadar protes biasa, Barcelona langsung menuntut langkah konkret. Mereka meminta UEFA untuk segera membuka investigasi menyeluruh terhadap insiden kontroversial tersebut. Bahkan, mereka menuntut akses penuh terhadap komunikasi perangkat pertandingan!

“Kami meminta dibukanya investigasi serius, akses terhadap komunikasi internal wasit, serta pengakuan resmi dari UEFA bahwa kesalahan ini benar-benar terjadi,” lanjut pernyataan tegas tersebut. Klub juga menyoroti bahwa kejadian serupa ternyata sudah sering terjadi dalam beberapa edisi Liga Champions. Bukan kali pertama!

Begini Kronologi Momen Gila yang Bikin Barcelona Ngamuk

Biar kamu nggak penasaran, yuk kita bedah kronologi insiden handball yang bikin seluruh pemain Barcelona histeris itu. Ceritanya terjadi di awal babak kedua. Waktu itu, Atletico Madrid sedang melakukan tendangan gawang.

Kiper Juan Musso sempat menyentuh bola terlebih dahulu sebelum mengumpannya dengan cepat ke arah Marc Pubill yang berdiri di dalam kotak penalti. Dan inilah momen krusialnya! Pubill kemudian menghentikan bola menggunakan tangan—bukan dada, bukan kepala, tapi tangan! Setelah itu, barulah dia mengoper kembali ke Musso.

Para pemain yang melihat kejadian itu langsung serempak meminta penalti mati-matian. Bukan tanpa alasan, karena jika wasit memberikan penalti, Pubill berpotensi besar mendapat kartu kuning kedua. Otomatis, dia harus diusir keluar lapangan, dan jumlah pemain Atletico akan sama dengan Barcelona yang sebelumnya sudah kehilangan Pau Cubarsi akibat kartu merah pelanggaran orang terakhir.

Namun apa yang terjadi? Wasit Istvan Kovacs dingin-dingin saja, tidak memberikan pelanggaran. Lebih parahnya lagi, VAR juga bungkam total, tidak melakukan peninjauan lanjutan sama sekali!

Hansi Flick Ikut Geram: “VAR Untuk Apa, Kalau Gini?!”

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, juga ikut naik pitam. Dalam wawancara selepas pertandingan, dia mengkritik habis-habisan keputusan wasit dan VAR.

“Wah, situasi handball itu sangat jelas sekali, tidak ada debat! Saya benar-benar tidak mengerti mengapa VAR tidak ikut campur. Kita semua manusia dan bisa membuat kesalahan, tetapi situasi seperti inilah alasan mengapa VAR diciptakan! Saya tidak bisa memahaminya, karena biasanya itu adalah penalti dan juga kartu kuning kedua,” ujar Flick dengan nada frustrasi.

Akhir Cerita: Atletico Pulang dengan Kemenangan

Meskipun panas dan penuh kontroversi, Atletico Madrid tetap memastikan kemenangan mereka. Gol pertama dari tendangan bebas Julian Alvarez, lalu gol kedua dari Alexander Sorloth di babak kedua, sudah cukup untuk membungkam Camp Nou.

Kini, kedua tim dijadwalkan akan kembali bertemu dalam leg kedua yang pastinya lebih sengit di Stadion Metropolitano, markas Atletico Madrid. Barcelona jelas akan datang dengan dendam dan api kemarahan yang membara. Apakah mereka bisa membalikkan keadaan? Atau justru UEFA akan memberikan sanksi setelah menyelidiki protes Barcelona? Kita tunggu saja kelanjutan drama panas ini!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com